Nggak cuma di luar, di dalam rumah pun udara bisa jadi nggak sehat lo. Apalagi kalau rumahmu ada di pinggir jalan. Padahal, kualitas udara dalam ruangan yang buruk bisa menyebabkan beberapa permasalahan, seperti asma atau alergi misalnya.
Menjaga kualitas udara dalam rumah nggak semudah menyapu debu di lantai. Tapi, Hipwee Tips punya beberapa cara yang setidaknya bisa kamu coba agar kualitas udara dalam rumah jadi lebih baik.
ADVERTISEMENTS
1. Perhatikan letak ventilasi. Tambahkan pada ruang tertentu jika dirasa kurang
Untuk ruangan seperti dapur atau kamar mandi, baiknya kamu memasang mesin penyaring udara. Soalnya, dua ruangan ini biasanya rentan engap dan cenderung mengeluarkan emisi gas yang cukup banyak.
ADVERTISEMENTS
2. Kalau rumahmu ber-AC, gantilah penyaring udaranya secara rutin
Ini dilakukan supaya debu dan polutan yang terperangkap dalam filter nggak masuk lagi ke dalam ruangan. Selain bikin udara nggak sehat, AC yang kotor juga bisa menambah penggunaan energi. Makanya, mending rutin dibersihkan daripada tagihan listrikmu membengkak.
ADVERTISEMENTS
3. Minimalisir penggunaan karpet, terutama yang memiliki bulu
Karpet berbulu justru bisa membuat debu dan kotoran mudah menempel. Apalagi kalau kamu punya binatang peliharaan. Meski bisa dibersihkan, tapi karpet berbulu tetap berpotensi menimbulkan debu dan udara kotor yang bisa bikin alergi bahkan asma.
ADVERTISEMENTS
4. Banyak yang keliru, menempatkan tanaman dalam ruangan justru bikin udara lebih kotor
Tanaman dalam rumah memang bisa menambah oksigen bagi tubuh. Tapi, tanaman juga berisiko memicu perkembangan jamur yang bikin udara jadi bau dan kotor, melansir lama Alodokter. Kalau memang mau menambahkan tanaman, mending taruh di luar rumah atau sekat jendela saja.
ADVERTISEMENTS
5. Meski kepepet, baiknya hindari menjemur pakaian di dalam rumah
Menjemur pakaian dalam rumah bisa membuat rumah jadi pengap, apalagi kalau bajunya masih basah. Kalau memang kepepet, kamu bisa menjemurnya dalam keadaan jendela atau pintu terbuka untuk mengurangi senyawa organik di dalam ruangan akibat bahan kimia pencuci pakaian.
ADVERTISEMENTS
6. Budayakan untuk melepas alas kaki setiap kali masuk rumah
Selain meninggalkan jejak di lantai, bakteri yang menempel pada sepatu juga akan mempengaruhi udara dalam rumah. Makanya, sediakan rak sepatu di dekat pintu masuk supaya bisa kamu lepas dulu. Atau, kalau memang mau pakai alas kaki di rumah, gunakan sandal khusus.
Nah, kalau benar-benar ingin udara jauh lebih segar dan bersih, kamu bisa memasang pembersih udara di beberapa area rumah untuk menyaring polutan yang berpotensi menggangu kesehatan. Meski nggak jadi sebersih udara atas gunung, tapi mesin ini cukup ampuh untuk mengurangi tingkat polusi udara dalam rumah kok.