Pacaran sama karyawan bank? Harus diakui itu gak mudah. Kesibukan dan ketatnya jam kerja yang ia jalani membuat waktu kebersamaan kalian berkurang. Tapi ini bukan berarti ini jadi ganjalan untuk kalian untuk tetap saling menyayangi.
Jika kamu mau melihat lebih dalam, pacaran dengan karyawan bank malah memberi banyak keuntungan bagi hubungan kalian. Di artikel ini kamu akan menyimak gimana rasanya menjadi pacar seorang karyawan bank dan bagaimana pengaruhnya pada hubungan kalian.
ADVERTISEMENTS
1. Pacaran sama karyawan bank berarti memacari dia yang job-nya sudah lumayan mapan.
Karyawan bank memang tidak bisa dianggap remeh. Gaji yang ditawarkan cukup besar, fasilitas asuransi yang dimiliki juga cukup mumpuni. Tak heran jika jadi karyawan bank adalah salah satu pekerjaan yang banyak diminati.
ADVERTISEMENTS
2. Namun pekerjaan tersebut tidak datang dengan mudah. Dia harus bergadang di depan laptop buat browsing lowongan.
ADVERTISEMENTS
3. Masuk-keluar gelaran Job Fair…
ADVERTISEMENTS
4. Menunggu jawaban lamaran dari bank yang jawabannya lebih lama dari melamar pacar…
Pacar: “Lamaranku belum ditanggapin juga tau sampai sekarang”
Kamu: “Udah berapa lama?”
Pacar: “2 minggu…”
Kamu: (bingung harus menanggapi apa) (cuma bisa puk-puk dia)
ADVERTISEMENTS
5. Ditengah perjuangannya, yang bisa kamu lakukan cuma memberi semangat!
ADVERTISEMENTS
6. Dan menawarkan pundak untuk bersandar…
7. Namun tiap usaha keras pasti mendatangkan hasil, kamu juga ikutan excited saat dia menerima panggilan wawancara
Gak ada usaha yang percuma, jika kamu konsisten dan sabar pasti selalu ada hasilnya.
8. Kamu jadi tahu kalau kerja di bank itu prosesnya gak gampang. Pertama dia harus ikut wawancara di walk in interview.
Wawancaranya cuma bersifat pengenalan, menjelaskan biodata diri, dan memastikan kamu lulusan mana. Calon karyawan juga dijelaskan bayangan seperti apa sih kerja di bank. Kebaikan dan keburukannya. Mau lanjut atau menyerah sampai di sini?
9. Lolos wawancara awal, pacar kamu akan dipanggil untuk ikutan tes tertulis. Sebagai pacar yang baik kamu cuma bisa mengantarnya hingga ke gerbang.
“Ku antar kau hingga ke gerbang gedung ujian tertulis, Sayang..”
10. Berhasil di ujian tertulis, dia diminta datang ke lab yang telah ditentukan guna menjalani tes kesehatan. Kamu pun mulai bertanya-tanya apakah ini tes CPNS terselubung?
11. Lalu saat dia menjalani wawancara terakhir entah kenapa malah kamu yang deg-degan setengah mati 😐
Sementara dia tetap kalem dan tenang. Gak ada gunanya buat panik pada tahapan seperti ini.
12. Tapi kecemasanmu segera berganti dengan kegembiraan begitu mendengar dia diterima bekerja!
Jika dia bisa tersenyum maka kamu pun turut bahagia.
Tapi diterima jadi karyawan bank bukan berarti perjuangan selesai. Ternyata jadi karyawan bank itu tak semudah yang dibayangkan.
13. Bekerja di bank membutuhkan endurance yang tinggi karena sering kali (hampir tiap hari sebenarnya) pacarmu diminta untuk lembur. Alhasil, waktu kamu buat ketemu dengan pacar mulai berkurang…
14. Ada kalanya dia pulang di waktu normal namun kamu terlalu segan untuk mengajaknya kencan karena tahu dia terlalu capek untuk keluar…
15. Gak jarang saat kalian makan bareng dia masih sempat mengerjakan beberapa tugas kantor. Tapi kamu hargai sikapnya yang masih mau meluangkan waktu untuk bertemu.
Setidaknya dia mau melupakan rasa lelah demi berjumpa kamu.
16. Sedihnya, karena masih dianggap anak baru, dia diwajibkan bekerja dari Senin sampai Sabtu. Ucapkan selamat tinggal pada ‘sarapan-unyu-bareng-pacar-di-Sabtu-pagi’
(kamu libur di hari Sabtu)
Kamu: “Sayang, besok sarapan yuk. Lontong sayur depan Stadion enak nih.”
Pacar: “Hmmm….lupa ya Sayang besok hari apa?”
Kamu: “Sabtu….”
Pacar: “Kalau hari Sabtu aku apaa?”
Kamu: “Kerja…”
Pacar: “Nah, itu tahu. Pinteeer.”
17. Bahkan malam mingguan bareng pun sering jadi mitos buat kalian berdua.
18. Keluar bareng di hari Minggu? Uuuum…kadang dia lebih memilih untuk istirahat Zzz..
Dan kamu harus menghargai ini, karena dia sangat membutuhkan istirahat. Kamu gak mau dia burnout kan?
19. Lalu apa kabarnya pacar karyawan bank di hari Minggu? Menonton serial di laptop merupakan hal yang cukup produktif, kok!
Pacarku tak adaaaa~ serialku masih banyaaak~ aku tak apaaaaa~
Ketika akhirnya ketemuan untuk melepas rindu yang kalian bicarakan adalah…
20. Berputar sekitar kesulitan yang ia alami di kantor…
Oke, mungkin tanpa nangis-nangis kali
21. Keluhan soal rekan kerjanya yang gak becus (atau bahkan gak jujur)
22. Atau soal betapa bencinya dia dengan jaringan internet yang lelet di tempat ia bekerja.
Tapi kamu gak akan mau mengeluh karena dengan cara itulah kalian melepas kangen
23. Ketemuan yang terbatas bikin kalian lebih menghargai makna hubungan.
24. Kalian jadi gak punya waktu buat berantem, karena banyak hal yang lebih penting untuk dilakukan bersama ketika ketemuan.
Lagipula, emang ada alasan buat berantem?
25. Love is a verb. Setiap usaha tulus yang dilakukannya demi menunjukkan perhatian di tengah kesibukan terasa sangat manis.
Pacaran sama karyawan bank itu memang penuh seni
26. Dia tahu seni menghemat waktu. Diajak nge-mall habis kerja? Tenaaaang….penampilannya sudah rapi
Beres urusan di kantor langsung ketemu klien di luar kantor, karyawan gak perlu canggung dengan penampilannya. Karena emang dasarnya, dia udah tampil rapi kok.
27. Dia tahu seni menyenangkan orang. Bersamanya kamu nggak akan merasa kekurangan kasih sayang
28. Pacarmu juga tahu seninya menghadapi tantangan dan berbagai gejolak ekonomi.
29. Seni bekerja dibawah target dan berorientasi pada hasil? Gak perlu diragukan lagi~
30. Pasanganmu adalah orang hebat yang punya seni perencanaan yang handal. Bersama dia, masa depan kalian sudah tertata rapi.
Dia paham sekali soal asuransi, deposito, beragam instrumen investasi, sampai seni memilih fitur yang paling menguntungkan di bank. Yeah, pekerjaannya memang memungkinkan dia untuk melakukan hal itu.
Pacaran sama karyawan bank memang gak gampang, waktu bertemu adalah sebuah kemewahan. Tapi kamu merasa tak keberatan. Pekerjaannya menawarkan jaminan masa depan, waktu yang hilang juga tetap bisa dibayar.
Lalu nikmat mana lagi yang kamu coba dustakan?
Gak ada hal yang negatif dari pacaran sama karyawan bank karena dia juga manusia yang punya rasa kasih sayang, butuh perhatian, mencintai dan dicintai. Bukan seperti robot korporasi yang selama ini orang bayangkan. Sekelompok pacar-pacar karyawan bank pasti menganguk setuju dengan pernyataan:
Karyawan bank adalah pacar yang penuh kasih sayang (dengan caranya sendiri)